Emma Mendadak Hilang, Orangtua Cemas

Padangsidimpuan - Emma Agraini Harianja (25), warga Desa Sibangkua Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendadak hilang.

Selama empat hari terakhir, kedua orangtua Emma yang bernama Marilam be Ritonga (57) dan  Toni Harianja (58) terus mencari Emma.

“Pulang nak, Aku merindukanmu," kata Toni Harianja, sang ayah, kepada para wartawan, Kamis (12/3/2020). Ia dan istrinya telah melaporkan hilangnya Emma ke SPKT Polres Padangsidimpuan.

Toni mengatakan selama ini Emma ikut  ibunya berjualan di salah satu kantin sekolah di komplek Sadabuan. Emma, kata Tony,  adalah sosok pendiam dan bukan orang yang suka bepergian.

SS (16), sepupu Emma, mengungkapkan awal mula menghilang saat hari Senin (9/3/2020) sore, ia dan Emma berjalan kaki ke Jalan Merdeka, Kelurahan Sadabuan, hendak membeli paket data ponsel.

"Saat lampu merah menyala, saya malah disuruh Kak Emma menunggu, dan dia menyeberang jalan menuju salah satu konter penjualan pulsa," kata SS.

Namun, ujar SS, beberapa menit ditunggu Emma tak muncul. SS mengaku mencoba menelpon, namun handphone Emma sudah tidak aktif

SS lalu balik ke kantin sekolah. Sampai Senin malam, ujar SS, Emma tak kunjung pulang. Akhirnya keluarga mulai panik dan memutuskan mencari Emma  ke berbagai tempat namun tidak membuahkan hasil.

"Kami pun sudah  menghubunginya melalui messenger akun facebook bernama Ema Angrhainy namun tak membuahkan hasil," ujar Toni.

Kata Toni, ciri-ciri Emma yakni kulit kuning langsat, rambut lurus panjang,  tinggi 165 cm, berjilbab, merah, baju abu-abu kotak.

"Bagi siapa yang melihat atau menemukan anak saya, tolong hubungi keluarga kami ke nomor 0823-7090-8859,“ kata Toni.

Kanit PPA Polres Padangsidimpuan Aiptu Ahmad Jamil Siregar akan menelusuri jejak Emma, termasuk mencari informasi dari orang-orang terdekat korban.

Baca Juga