Memeras Warga, oknum Camat dan Sekcam di Langkat Terjaring OTT Poldasu

Foto ilustrasi

Medan-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut mengamankan tiga orang Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Langkat dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (29/1/2020) siang.

Ketiga ASN tersebut berinisial YP, R dan RNF. Masing-masing sebagai Camat , Sekretaris Kecamatan (Sekcam) dan Kasi Terantib Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat. Keitganya diamankan Unit 4 Sub Direktorat (Subdit) III Ditreskrimsus Polda Sumut atas laporan masyarakat.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut KBP Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfrimasi Swarasumut.com, Kamis (30/1/2020).

Usai menggelar perkara penyidik meningkatkan status tersangka kepada oknum Camat bersama Sekcam dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi saat penerbitan Surat Rekomendasi Camat untuk pengurusan Surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Hasil gelar perkara yang dilaksanakan menetapkan Tersangka Yafizham Parinduri, S.Sos (Camat Babalan Kabupatena Langkat) dan Rosmawati, S.Sos (Sekcam Babalan Kab. Langkat),” kata Kabid Humas Polda Sumut.

Namun, Tatan Dirsan tidak merinci soal kedua tersangka di tahan atau tidak dilakukan penahanan.

Penyidik, kata Kabid Humas Polda Sumut, menjerat YP dan R dengan pasal Pasal 12 huruf (e) UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP.

Supaya diketahui, dalam OTT ini Polisi mengamankan 1 amplop warna putih bertuliskan PT Mandiri Bersama Saudara yang berisikan uang tunai tukaran Rp100.000 sebanyak 50 lembar yang berjumlah Rp5.000.000 dari tangan tersangka R.

Petugas juga mengamankan 1 lembar surat permohonan SIM (Surat Izin Membangun) tanggal 29 Januari 2020 yang ditanda tangani YP selaku Camat Babalan.

Serta satu berkas permohonan SIMB atas nama warga YF, surat itu disita petugas dari RNF sebagai Kasi Trantib Camat Babalan.

Penulis: Devis Karmoy
Editor:Devis Karmoy

Baca Juga