Bocorkan Rekam Medik Pasien, Adamsyah Bakal Gugat RS Columbia Asia Medan

Advokat dari Kantor Adamsyah SH dan Associates, Adamsyah SH selaku Kuasa Hukum Jhoni Salim, menunjukan surat yang diduga dipalsukan pihak PT Panin Dai-Chi Life untuk mendapatkan Rekam Medik di RS Columbia Asia Medan, pada jumpa pers, Kamis (21/5/2020) siang di D'Raja Coffee Jl. Gatot Subroto Medan.

Medan - Merasa adanya dugaan tindak pidana penyerahan dokumen rahasia berupa rekam medik pasien oleh manajemen Rumah Sakit (RS) Columbia Asia Medan, Kuasa Hukum Jhoni Salim selaku ahli waris pemegang polis pada Asuransi Jiwa Panin Dai-chi Life dengan nomor Polis 2015004895 berencana mempidanakan pimpinan RS Columbia Asia Medan.

Penegasan itu dikemukan Adamsyah SH selaku Kuasa Hukum dari Jhoni Salim pada saat menggelar jumpa pers, Kamis (21/5/2020) siang, di D’Raja Coffee Jalan Gatot Subroto Medan.

Advokat dari Kantor Law Office Adamsyah & Asociates Medan ini memilih langkah hukum karena ia menilai manajemen RS Columbia Asia Medan telah menyerahkan resume medis atas nama pasien Rudy (almarhum) sebagai kliennya kepada Panin Dai-Chi Life.

Akibat penyerahan dokumen resume medis tersebut, pihak asuransi jiwa Panin Dai-Chi Life akhirnya tidak memberikan uang pertanggungan (UP) terhitung sejak 2015 senilai Rp 1 miliar bersama bunga sebesar 10 persen setiap bulan kepada ahli waris tertanggung pemegang Polis 2015004895, sejak klaim asuransi jiwa diajukan pada November 2017.

“Maka perlu saya pertegas atas perbuatan yang telah dilakukan Rumah Sakit Columbia Asia Medan terhadap (asuransi) Panin Dai-Chi Life, kami ingatkan untuk dapat mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan termasuk tentang (dugaan) pemalsuan tanda tangan yang telah dilakukan (Panin Dai-Chi Life) sebagai alat bukti,” tegas Adamsyah.

Adamsyah juga menyebutkan, manajemen Rumah Sakit Columbia Asia Medan telah melanggar Permenkes 269/Menkes/Per/III/2008 Pasal 10 ayat (2) informasi tentang idetitas, diagnosis, riwayat penyakit dan riwayat pemeriksaan.

Sebab hal itu, menurut Adamsyah hanya dapat dibuka untuk kepentingan kesehatan pasien serta untuk memenuhi permintaan aparat penegak hukum atas permintaan pengadilan.

“Bahwa Rumah Sakit Columbia Asia Medan mengabaikan prinsip-prinsip kerahasiaan klien kami (Rudy), yang mana pada saat itu sebagai pasien Rumah Sakit Columbia Asia Medan. Maka dalam hal ini kami sebagai kuasa hukum dipastikan akan melakukan tindakan hukum baik secara pidana maupun perdata,” tuturnya.

Dalam waktu dekat seperti dikatakan Adamsyah, pihaknya akan mengadukan dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan pihak Panin Dai-Chi Life.

“Dalam waktu 3x24 jam kami akan melaporkan ke kepolisian atas pemalsuan tanda tangan, (serta) tentang kerahasiaan pasien. Serta tentang kewanprestasian yang mengarah pada unsur pidana,” cetusnya.

Perlu diketahui, sebelumnya pada tanggal 30 November 2018 Jhoni Salim sebagai ahli waris tertanggung Rudy sebagai anaknya yang meninggal dunia akibat kanker di kepala pada 2017, telah mengajukan gugatan perdata terhadap PT Panin Dai-Chi Life untuk mendapatkan Uang Pertanggungan sebagai ahli waris.

Atas gugatan perdata tersebut, disusul adanya putusan Pengadilan Negeri Medan dengan perkara nomor 837/Pdt.G/2018/PN Medan tanggal 25 Juni 2019 yang menyatakan gugatan di terima sebahagian terhadap PT Panin Dai-Chi Life sebagai Tergugat I.

Dimana dalam pokok putusannya menjelaskan, eksepsi yang diajukan Tergugat I tidak dapat diterima untuk seluruhnya.

Sedangkan dalam pokok perkara majelis hakim Pengdilan Negeri (PN) Medan menyatakan Tergugat I telah Cidera Janji (Wanprestasi) untuk melaksanakan kewajiban sesuai yang tercantum dalam Polis.

Majelis juga turut menghukum PT Panin Dai-Chi Life untuk membayar kerugian Penggugat yaitu uang pertanggungan akibat meninggal dunia Rudy sebagai tertanggung berdasarkan Polis 2015004895 sejumlah Rp 1.000.000.000 dan di tambah bunga sebesar 10 persen setiap bulannya terhitung sejak klaim Asuransi Juwa diajukan pada bulan November 2017 sampai bayar lunas.

Penulis: Devis Karmoy
Editor:Redaksi
Photographer:Isitimewa

Baca Juga