Antisipasi Penyebaran Corona, 88 Warga Binaan Rutan Tanjung Pura Nikmati Asimilasi

Warga Binaan Rutan Kelas II Tanjung Pura saat menerima program Asimilasi dari Kemenkum HAM RI di Rutan Klas II B Tanjung Pura, Sabtu (4/4/2020)

Langkat-Rumah tahanan Negara (Rutan) Klas II B Tanjung Pura, Kabupaten Langkat membebaskan 88 orang warga binaan melalui program Asimilasi (penyesuaian).

Mereka yang menjalani program Asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM, nantinya akan tetap diawasi oleh petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Pengadilan Negeri setempat.

Kepala Rutan Klas II B Tanjung Pura Parlindungan Siregar, kepada Swarasumut.com, Sabtu (4/4/2020) mengatakan, 88 Napi yang mendapat program asimilasi ini sudah sesuai dengan Keputusan Peraturan Menteri (Kepmen) Hukum dan HAM RI Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak.

“Mereka yang bebas ini, sudah menjalani setengah pidananya. Setengah masa hukuman itu harus minimal menjalani 6 bulan hukuman, dan berkelakuan baik,” kata Parlindungan.

Dia menyebutkan dari 88 Napi tersebut, tiga orang diantaranya wanita sedangka 85 orang lainnya laki-laki.

"Mereka yang dikeluarkan dari Rutan ini, akan kembali ke Rutan ini mengambil surat kebebasan mereka, namun setelah jumlah masa putusan mereka berahir," ungkap Karutan.

Parlindungan Siregar juga menyebutkan Rutan Klas II B Tanjung Pura saat ini menampung 679 warga binaan permasyarakatan. Jumlah itu menurut dia telah melebihi dari daya tampung sebanyak 167 orang tahanan.

Sebelum dibebaskan, para Napi ini menerima pembinaan singkat dari pihak Rutan terkait kenapa pemberian program asimilasi. Seperti memberikan penjelasan agar mereka tidak melakukan tindakan kriminal atau melawan hukum.

Pemberian asimilasi kepada 88 Napi ini disaksikan Kasubsi Pelayanan Tahanan Iriadi, Kasubsi Pengelolaan Rutan Klas II B Tanjung Pura, Kepala Pengamana Rutan  serta Staf Rutan Klas II B Tanjung Pura.

Penulis: Reza Pahlevi
Editor:Redaksi
Photographer:Reza Pahlevi

Baca Juga