Isra Sembiring: “Pemecatan Rusdi Sinuraya Tendensius

PMS Kota Medan Ancam Aksi Skala Besar

DPD PMS Kota Medan saat berada di ruang Humas Pemko Medan, Kamis (23/1/2020).

Medan- Ketua Pemuda Merga Silima (PMS) Kota Medan, Isra Sembiring Meliala, yakin pemecatan yang dilakukan Pelaksana Tugas (PlT) Wali Kota Medan, Ir H Achyar Nasution, kepada Rusdi Sinuraya selaku Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) sangat tendensius dan penuh nuansa politis.

Hal itu dikemukakan Isra Sembiring Meliala saat menyampaikan aspirasi DPD PMS Kota Medan kepada Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum (Asmum) Pemko Medan, Renward Parapat, di ruang Humas Pemko Medan, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Akhyar Pecat Rusdi Sinuraya, PMS Medan Unjukrasa

Didampingi Ketua Satgas PMS Sumut, Martin Luther Bangun dan sejumlah pengurus PMK Kota Medan, Isra Sembiring menilai sikap tendensius PlT Wali Kota Medan Akhyar Nasution terlihat karena Akhyar dan Rusdi sama-sama maju dalam pilkada Medan 2020.

Isra pun menyebutkan dari sisi kinerja, Rusdi menunjukan kinerja yang baik sebagai Dirut PD Pasar. Kata dia, sebelum dijabat Rusdi Sinuraya, PD Pasar selalu minus.

"Namun setelah dipegang Rusdi Sinuraya selama dua tahun terakhir, PD Pasar mampu mnghasilkan profit hingga Rp 2 miliar per tahun," kata Isra.

Karena itu, Isra Sembiring Meliala mempertanyakan dasar pemecatan Rusdi Sinuraya sebagai Dirut PD Pasar. Isra meminta Renward menyampaikan pesan agar surat pemecatan Rusdi Sinuraya direvisi atau dibayalkan.

"Kalau tak ditanggapi, kami akan demo lebih besar lagi minggu depan," kata Isra Sembiring.

Sementara itu Renward Parapat selaku Asisten Umum Pemko Medan membantah pemecatan dengan tidak hormat Rusdi Sinuraya tanpa prosedur dan tahapan.

Renward juga membantah pemecatan Rusdi Sinuraya tendensius dan berbau politis. "Proses pemberhentian Rusdi Sinuraya sudah melalui prosedur. Sudah ada surat peringatan ke satu, dua, dan tiga," ujar Renward.

Namun, sambung Renward, semua peringatan dari PlT Walikota Medan tak digubris oleh Rusdi Sinuraya. Bahkan, ujarnya, di awal tahun 2020, PlT Walikota juga sudah mengajak jajaran direksi PD Pasar untuk melakukan pembenahan, namun tak digubris.

Baca juga: PT Koompasia Enviro Institute Dapat Kepercayaan Komisi ISPO

Renward berharap PMS Kota Medan tidak melakukam aksi massa dalam jumlah besar untuk menyampaikan aspirasi. Tetapi jika hal itu tetap dilakukan, Renward berharap hal itu dilakukan dengan tertib dan tidak anarkis.

Isra setuju dengan usulan Renward Parapat. Namun ia tetap berharap ada tanggapan resmi dari Akhyar Nasution selaku PlT Walikota Medan dalam waktu tiga hari.

"Jika tidak, kami akan unjukrasa dalam jumlah massa yang besar, mungkin tiga ribuan orang," tegas Isra Sembiring Meliala.

Baca Juga