Perampokan Toko Emas di Secanggang, Polres Langkat Didesak Segera Tangkap Pelaku

Suasana di depan toko emas Masa Baru usai terjadi perampokan oleh 4 kawanan bersenpi, Selasa (4/2/2020).

Langkat-Perampokan dengan menggunakan senjata api (Senpi) yang menimpa pengusaha emas Haji Muliadi di Hinai Kiri, Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (4/2/2020) pagi, menuai reaksi keras dari praktisi hukum Safril Jambak SH.

Lawyer dari kantor Safril Law Office and Partner ini menyayangkan Polres Langkat yang dinilai gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Saya menyayangkan sikap Polres Langkat, yang saya nilai gagal memberikan rasa aman bagi masyarakat. Untuk itu saya meminta Polres Langkat segera tangkap pelaku perampokan terhadap saudara kami (Haji Muliadi) tadi pagi,” ujar mantan Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Langkat kepada Swarasumut.com, Selasa (4/2/2020) tengah malam.

Sebelumnya diberitakan, Haji Muliadi (46), pengusaha sekaligus pemilik toko emas Masa Baru yang berpusat di Kota Stabat ini ditodong senpi oleh 4 kawanan perampok di konter cabang pembantu tempat usahanya, Pasar Selasa Hinai kiri Kecamatan Secanggang, Selasa (4/2/2020) pukul 08.00 WIB.

Alhasil, pedagang emas warga Jalan Perniagaan Nomor 49, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat ini tak berdaya ketika 4 kawanan perampok menggondol 1 kilogram emas yang tersimpan alam steling (etalase), serta uang tunai senilai Rp20 juta.

Menurut Pengakuan korban, akibat perampokan ini ia mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Penulis: Moel Piliang
Editor:Redaksi

Baca Juga