Polri Tingkatkan Komunikasi Pelarangan Mudik Kepada Masyarakat

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, dalam acara Focus Grup Discussion Polri, di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Jakarta – Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri terus berupaya memaksimalkan sosialisasi pelarangan Mudik Lebaran 2020 sebagai upaya memutus rantai penyebaran wabah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Karena itu komunikasi kepada masyarakat terus dibangun oleh Polri.

“Larangan mudik ini ditujukan sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19. dalam kondisi ini bukan kebahagian rakyat yang sedang dibatasi, melainkan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang negara dalam melindungi rakyatnya dari ancaman virus corona," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, saat memberikan sambutan pada acara Focus Grup Discussion Polri, di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Menurut Iqbal, saat ini kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara ditengah pandemi Covid-19. Berbagai media komunikasi pun dibuat oleh Humas Polri untuk mengedukasi masyarakat agar mematuhi anjuran yang dikeluarkan pemerintah.

"Teknologi komunikasi semaking canggih, kita bisa berjumpa dengan keluarga melalui teknologi kegiatan webinar. Kami juga memproduksi musik, foto dan video untuk mempublikasi anjuran larangan mudik bagi masyarakat," tambah Iqbal.

Iqbal meyakini pesan larangan mudik yang disampaikan secara massif kepada masyarakat bisa diterima dengan baik oleh khalayak. Oleh karena itu berbagai elemen mulai dari TNI, Polri, artis dan aktivis terus bergerak membangun komunikasi kepada masyarakat menyosialisasikan penting untuk tidak mudik.

“Semakin sering pesan itu disampaikan kepada masyarakat bisa mengerus sebuah ketidakpahaman bahwa lebih baik kita tidak mudik daripada mudik. Kalau kita mudik kita membawa oleholeh wabah lebih baik kita tidak mudik,” terang Iqbal.

Penulis: Dwinanto
Editor:Redaksi
Photographer:Dwinanto

Baca Juga