Kurangi Terpapar PHK, Usia 45 Tahun Diperbolehkan Kembali Bekerja

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letjen Doni Monardo, saat menggelar konferensi pers di gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (4/4/2020).

Jakarta – Pemerintah melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan segera membuka memberi kesempatan bagi warga berusia 45 tahun ke bawah untuk kembali melaksanakan aktivitas, meski kurva pandemi Covid-19 di tanah air belum terlihat menurun.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo melalui video conference, Senin (11/5/2020).

Doni Monardo menyebutkan, tujuan kebijakan tersebut tidak lain agar ekonomi usai pada golongan 45 ke bawah tidak terus terpuruk.

“Kelompok ini kita beri ruang untuk beraktivitas lebih banyak lagi sehingga potensi terpapar PHK bisa kita kurangi lagi,” ujarnya seperti dilansir Kompas.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 ini menjelaskan, warga yang berusia 45 tahun ke bawah tak termasuk dalam kelompok rentan. Sebab, dari total warga yang terpapar Covid-19, tingkat kematian kelompok ini hanya berada pada posisi 15 persen.

Doni kembali mengatakan, kerap kali kelompok ini tak memiliki gejala saat sudah terpapar virus corona.

“Kelompok muda di bawah 45 tahun mereka secara fisik sehat, punya mobilitas tinggi, dan kalau terpapar, mereka belum tentu sakit karena tak ada gejala,” kata Doni.

Doni juga menyebutkan, kematian tertinggi datang dari kelompok usia 65 tahun ke atas, yakni mencapai 45 persen. Lalu, 40 persen lainnya datang dari kelompok usia 46-59 tahun yang memiliki penyakit bawaan, antara lain jantung, hipertensi, paru serta diabetes.

“Kalau kita bisa melindungi dua kelompok rentan ini, artinya kita mampu melindungi warga negara kita 85 persen,” kata Doni.

Karena itu, Ketua Gugus Tugas Covid-19 ini mengimbau kepada kelompok rentan agar tetap di rumah dan menjaga jarak dari orang lain.

Sedangkan bagi kelompok non-rentan atau di yang berusia 45 tahun diberi ruang untuk kembali beraktivitas.

“Ini untuk menjaga keseimbangan agar masyarakat tak terpapar virus dan juga tak terpapar PHK,” kata dia.

Terakhir Doni mengingatkan, saat beraktivitas kelompok non-rentan ini harus tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, seperti social distancing, menjaga phisycal distancing, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Penulis: Devis Karmoy
Editor:Redaksi

Baca Juga