Kombes Pol Robert Da Costa Jabat Direktur Narkoba Polda Sumut

Kombes Pol Robert Da Costa, SIK., MH

Jakarta-Kapolri Idham Azis merotasi jabatan terhadap sejumlah jabatan perwira tinggi di jajarannya. Rotasi ini termasuk delapan Kapolda dari Aceh hingga Maluku.

Rotasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/385/II/KEP./2020, Senin (3/2/2020) yang ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri Irjen Eko Indra Heri atas nama Kapolri Idham Azis.

“Mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai penyegaran, regenerasi, tour of area dan dalam rangka mengoptimalkan kinerja organisasi menuju SDM yang unggul dan promoter,” ujar Karo Binkar SSDM Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, yang dikutip dari Okezone.com.

Selain memutasi sejumlah Kapolda, Kapolri juga merotasi puluhan Perwira Menengah tiga melati emas atau setingkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) dari Polda Aceh hingga Polda Papua Barat.

Salah satunya Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumatera Utara. Melalui Surat Telegram Nomor: ST/386/II/KEP./2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri Idham Azis, Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri Irjen Eko Indra Heri.

Isi Surat Telegram tersebut Kapolri menunjuk Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat Kombes Robert Da Costa menjadi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut menggantikan Kombes Pol Hendri Marpaung yang diangkat sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat 2 Bareskrim Polri.

Kombes Robert Da Costa sendiri sebelumnya pernah menjabat sebagai Wadir Resnarkoba Polda Sumut tahun 2017, lalu di rotasi menjadi Wadir Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut pada 2018. Kemudian pada Oktober 2018, lulusan Akpol 1996 itu dipercaya mengemban jabatan sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat hingga Februari 2020.

Kini, Kapolres Deli Serdang tahun 2016 itu mendapatkan kepercayaan Kapolri Idham Azis untuk menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut.

Perwira menengah kelahiran 2 Januari 1975 di Atambua, Nusa Tenggara Timur itu, diharapkan dapat membantu Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin untuk membasmi masuknya para gembong narkoba jaringan internasional yang masih menjadi persoalan utama di Sumut.

Penulis: Devis Karmoy

Baca Juga