Efek Covid-19, KPU Pusat Tunda Sejumlah Tahapan Pilkada

Jakarta- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat akhirnya memutuskan untuk menunda sejumlah tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020.

Dari laman resmi KPU yang diakses Swarasumut.com, Senin (23/3/2020), keputusan itu dituangkan resmi dalam Keputusan Nomor: 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 dan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU tersebut.

Penundaan itu bersandarkan pada pernyataan resmi Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO) terkait COVID-19 sebagai pandemi global.

Kemudian ditambah pernyataan Presiden Joko Widodo tentang penyebaran COVID-19 sebagai bencana nasional non-alam, serta keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia.

Ketua KPU-RI Arief Budiman menegaskan, keputusan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

"Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada 23 September 2020, maka perlu ditetapkan SE KPU tentang Penundaan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada 2020 dalam rangka pencegahan COVID-19 di lingkungan KPU," demikian bunyi SE tersebut.

Ruang lingkup penundaan tahapan dan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 meliputi pelantikan dan masa kerja panitia pemungutan suara (PPS).

Kemudian, verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan petugas panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit), serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Bagi KPU kabupaten-kota yang telah siap melantik PPS dan daerah tersebut dinyatakan belum terdampak COVID-19, maka pelantikan PPS dapat terus dilanjutkan dengan ketentuan masa kerja yang akan diatur kemudian hari.

Penulis: Ucok Iswandi
Editor:Redaksi
Photographer:Ucok Iswandi

Baca Juga