Program PSR di Aceh Barat

Lebih Seribu Ha Lahan Petani Sawit Dapat Rekomtek

Meulaboh - Para petani sawit di Kabupaten Aceh Barat terutama yang tergabung dalam Koperasi Produsen Makmur Tani Indonesia Binaan DPW Asosiasi Sawitku Masa Depanku (Samade) Aceh, patut tersenyum bahagia.

Sebab, di tahun 2019 sekitar seribu hektar lahan sawit mereka sudah masuk dalam rekomendasi teknis Direktorat Jenderal Perkebunan (Rekomtek Ditjenbun).

Ketua DPW Asosiasi Samade Aceh,Nasaie, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya tatkala disinggung jurnalis soal pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

"Sudah lebih seribu hektar lahan petani sawit binaan Samade Aceh yang sudah mendapatkan Rekomtek Ditjenbun (Rekomendasi Teknis Direktorat Jenderal Perkebunan -red)," ujar Nasaie.

Ia merinci, untuk tahun 2019 ada sekitar 1.186 ha yang masuk Rekomtek Ditjenbun. Semua lahan itu, ujar Nasaie, milik petani sawit yang tergabung dalam kelompok tani dan menjadi anggota Koperasi Produsen Makmur Tani Indonesia Binaan DPW Samade Aceh.

"Dan pada tahun 2020 kelompok tani itu telah mengajukan PSR seluas 1.217 hektar," kata Nasaie. Ia yakin hal itu bisa dicapai karena para petani sawit di Aceh Barat menunjukan soliditas yang bagus.

Kata dia, DPW Samade Aceh akan semakin mudah melakukan konsolidasi setelah terbentuk dan dilantiknya pengurus DPD Samade Aceh Barat pada hari Sabtu lalu (25/1/2020).

Nasaie menyebutkan, Hasan Basri dipercaya sebagai Ketua Samade Aceh Barat, didampingi oleh Muhammaddi selaku Sekretaris dan Taufik Hidayat sebagai Bendahara

Nasaie mengaku telah meminta kepada Hasan Basri agar memberikan pendampingan kepada petani sawit agar bisa mengajukan jelengkapan dokumen pogram PSR.

"Semua yang kita raih saat ini berkat kerja keras kita semua. Semoga apa yang kita perjuangkan selama ini diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam Program PSR ini," tegas Nasaie.

Baca Juga