Di Sam City, Pengguna KPR Kalah Jauh Dibanding Pembeli Cicil

Chairman Samera Propertindo, Adi Ming E, menunjukan situs propertinya kepada para wartawan di pameran properti, Kamis (5/3/2020).

Medan - Tidak selamanya orang membeli rumah dengan menggunakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Tak jarang membeli dengan cash keras atau cash lunak atau mencicil pembelian rumah dalam kurun yang singkat.

"Dua minggu lalu, ada 170 unit rumah yang kita pasarkan. Kini, sudah tinggal 50 unit saja. Artinya, sudah 120 unit terjual. Dan mayoritas pembeli produk rumah kami membayar dengan cara mencicil flat, paling maksimal 40 kali pembayaran," kata Chairman Samera Propertindo, Adi Ming E, kepada para wartawan di sela-sela pameran properti yang diselenggarakan Samera Propertindo di Sun Plaza, Kamis (5/3/2020).

Produk rumah yang dipasarkan Samera Propertindo adalah Sam City yang berlokasi di Marendal, Kabupaten Deli Serdang, dan berbatasan langsung dengan Kota Medan.

Kata dia, dalam pembangunan tahap pertama di proyek Sam City, hanya sedikit pembeli yang menggunakan fasilitas KPR. "Paling sekitar sepuluh persen saja, selebihnya beli cicil flat 40 kali, ada yang 20 kali," kata Adi Ming E.

Pihaknya mengaku antusias dengan respon pembeli properti di Sam City. Ditanya tentang profil profesi pembeli, Adi menyebutkan akan ada evaluasi mengenai segmen profesi pembeli.

"Nanti akan kami evaluais, profesi mana yang banyak jadi pembeli kami," kata Adi. Meningkatnya penjualan untuk proyek tahap pertama di Sam City membuat pihaknya optimis dan bergairah untuk melanjutkan proyek kedua yang berlokasi di sebelah proyek tahap pertama.

"Rencana akan kami kerjakan 290-an unit. Plus setelah itu kami bangun berbagai fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum -red). Kami optimis tahap kedua pun akan banyak diburu pembeli," tegas Adi Ming E.

Baca Juga